tagtag.com/mumtahanah
Al Mumtahanah (Perempuan yang diuji) 1 - 13:

1. Yaa ayyuhal ladziina aamanuu laa tattakhidzuu 'aduwwii wa'aduwwakum auliyaa-
a tulquuna ilaihim bil mawaddati wa qad kafaruu bi maa jaa-
akum minal haqqi yukhrijuunar rasuula wa iyyaakum an tu'minuu billaahi rabbikum in kuntum kharajtum jihaadan fii sabiilii wab tighaa-a mardhaatii tusirruuna ilaihim bil mawaddati wa ana a'lamu bi maa akhfaitum wa maa a'lantum wa may yaf'alhu minkum fa qad dhalla sawaa-as sabiil.
1. Hai orang-orang yang beriman, janganlah
kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu
sebagai pemimpin,
kamu sampaikan kepada
mereka kecintaan,
sedang mereka ingkar
terhadap apa yang datang kepadamu dari
kebenaran, mereka mengusir Rasul dan
kamu, karena kamu beriman kepada Allah
Tuhan kamu. Jika kamu keluar untuk
berjuang di jalan-Ku dan untuk mencari
keridhaan-Ku, kamu rahasiakan kepada
mereka kasih sayang dan Aku mengetahuinya
apa yang kamu sembunyikan dan yang kamu
nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu
memperbuatnya, maka sungguh dia tersesat
dari jalan yang benar.
2. In yatsqafuukum yakuunuu lakam a'daa-
aw wa yabsuthuu ilaikum aidiyahum wa alsinatahum bis suu-
i wa wadduu lau takfuruun.
2. Jika mereka menundukkan kamu, mereka
adalah musuh kamu, dan mereka akan
melepaskan tangan dan lidah mereka
kepadamu dengan jahat (menyakiti), dan
mereka ingin kalau kamu kafir.
3. Lan tanfa'akum arhaamukum wa laa aulaadukum yaumal qiyaamati yafshilu bainakum wallaahu bi maa ta'maluuna bashiir.
3. Tidak akan bermanfaat bagimu kerabat-kerabat kamu dan tidak (pula) anak-anak
kamu. Pada hari kiamat Dia akan memisahkan
antara kamu. Dan Allah Maha Melihat apa
yang kamu kerjakan.
4. Qad kaanat lakum uswatun hasanatun fii ibraahiima wal ladziina ma'ahuu idz qaaluu li qaumihim innaa bura-aa-u minkum wa mim maa ta'buduuna min duunillaahi kafarnaa bikum wa badaa bainanaa wa bainakumul 'adaawatu wal baghdhaa-u abadan hattaa tu'minuu billaahi wahdahuu illaa qaula ibraahiima li abiihi la astaghfiranna laka wa maa amliku laka minallaahi min syai-ir rabbanaa 'alaika tawakkalnaa wa ilaika anabnaa wa ilaikal mashiir.
4. Sungguh adalah bagi kamu teladan yang baik
pada Ibrahim dan orang-orang yang
bersamanya. Ketika mereka berkata kepada
kaumnya, Sesungguhnya kami berlepas diri
dari kamu dan dari apa yang kamu sembah
selain Allah, kami ingkari kamu dan telah
nyata permusuhan dan kebencian antara kami
dan kamu untuk selamanya sehingga kamu
beriman kepada Allah semata-mata.
Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya,
Sungguh aku akan memohonkan ampun bagi
engkau dan aku tiada berhak sedikitpun
untuk (menolong) engkau dari Allah.
(Ibrahim berdoa),
Ya Tuhan kami, hanya
kepada Engkau kami bertawakal dan hanya
kepada Engkau kami bertaubat dan hanya
kepada Engkau tempat kembali.
5. Rabbanaa laa taj'alnaa fitnatal lil ladziina kafaruu waghfir lanaa rabbanaa innaka antal 'aziizul hakiim.
5. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan
kami fitnah bagi orang-orang kafir, dan
ampunilah kami ya Tuhan kami, sesungguhnya
Engkau adalah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
6. La qad kaana lakum fiihim uswatun hasanatul li man kaana yarjullaaha wal yaumal aakhira wa may yatawalla fa innallaaha huwal ghanniyyul hamiid.
6. Sungguh adalah bagi kamu terhadap mereka
(Ibrahim dan pengikutnya) teladan yang
baik bagi siapa yang mengharap (rahmat)
Allah dan hari kemudian. Dan barangsiapa
yang berpaling, maka sesungguhnya Allah
Dialah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
7. 'Asallaahu ay yaj'ala bainakum wa bainal ladziina 'aadaitum minhum mawaddataw wallaahu qadiiruw wallaahu ghafuurur rahiim.
7. Mudah-mudahan Allah mengadakan kasih sayang
antara kamu dengan orang-orang yang
memusuhi kamu di antara mereka. Dan Allah
Maha Kuasa dan Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
8. Laa yanhaakumullaahu 'anil ladziina lam yuqaatiluukum fid diini wa lam yukhrijuukum min diyaarikum an tabarruuhum wa tuqsithuu ilaihim innallaaha yuhibbul muqsithiin.
8. Allah tidak melarang kamu terhadap orang-
orang yang tidak memerangi kamu pada agama
dan tidak (pula) mengusir kamu dari negeri
kamu, bahwa kamu berbuat baik dan berlaku
adil kepada mereka. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-
orang yang berlaku adil.
9. Innamaa yanhaakumullaahu 'anil ladziina qaataluukum fid diini wa akhrajuukum min diyaarikum wa zhaaharuu 'alaa ikhraajikum an tawallauhum wa may yatawallahum fa ulaa-
ika humuzh zhaalimuun.
9. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu
terhadap orang-
orang yang memerangi kamu
karena agama dan mengusir kamu dari
negerimu dan membantu (orang lain) untuk
mengusir kamu, bahwa kamu menjadikan
mereka teman. Dan barangsiapa yang
menjadikan mereka sebagai teman,
maka
mereka itulah orang-orang yang zalim.
10.Yaa ayyuhal ladziina aamanuu idzaa jaa-akumul mu'minaatu muhaajiraatin fam tahinuuhunna allaahu a'lamu bi iimaanihinna fa in 'alimtumuuhunna mu'minaatin fa laa tarji'uuhunna ilal kuffaari laa hunnaa hillul lahum wa laa hum yahilluuna lahunna wa aatuuhum maa anfaquu wa laa junaaha 'alaikum an tankihuuhunna idzaa aataitumuuhunna ujuurahunna wa laa tumsikuu bi 'ishamil kawaafiri was-aluu maa anfaqtum wal yas-
aluu maa anfaquu dzaalikum hukmullaahi yahkumu bainakum wallaahu 'aliimun hakiim.
10.Hai orang-orang yang beriman, apabila
datang kepada kamu perempuan-
perempuan
mukmin berhijrah,
maka hendaklah kamu uji
(keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui
keimanan mereka. Maka jika kamu
mengetahui bahwa mereka
(benar-benar) telah beriman, maka
janganlah kamu kembalikan mereka kepada
orang-orang kafir, mereka tiada halal
bagi orang-orang kafir dan orang-
orang
kafir tiada (pula) halal bagi mereka.
Dan kembalikanlah kepada (suami-suami)
mereka apa yang telah mereka berikan
(mahar). Dan tiada dosa atas kamu
mengawininya apabila kamu berikan
maharnya. Dan janganlah kamu berpegang
pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir, dan hendaklah kamu minta
kembali apa yang telah kamu berikan, dan
biarkanlah mereka meminta apa yang mereka
berikan. Demikian itu adalah hukum Allah.
Dia hukumkan di antara kamu. Dan Allah
Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
11.Wa in faatakum syai-um min azwaajikum ilal kuffaari fa'aaqabtum fa aatul ladziina dzahabat azwaajuhum mitsla maa anfaquu wat taqullaahal ladzii antum bihii mu'minuun.
11.Dan jika seseorang dari isteri-isterimu
lari kepada orang-orang kafir, lalu kamu
dapat menaklukan (mereka), maka
berikanlah kepada orang-orang yang
isterinya lari itu sebanyak apa yang telah
mereka berikan. Dan bertaqwalah kepada
Allah yang kamu beriman kepada-Nya.
12.Yaa ayyuhan nabiyyu idzaa jaa-
akal mu'minaatu yubaayi'naka 'alaa al laa yusyrikna billaahi syai-aw wa laa yasriqna wa laa yazniina wa laa yaqtulna aulaadahunna wa laa ya'tiina bi buhtaaniy yaftariinahuu baina aidiihinna wa arjulihinna wa laa ya'shiinaka fii ma'ruufin fa baayi'hunna was taghfir lahunnallaaha innallaaha ghafuurur rahiim.
12.Hai Nabi, apabila datang kepadamu
perempuan-
perempuan mukmin untuk
mengadakan janji setia kepadamu bahwa
mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu
pun dengan Allah,
tidak akan mencuri,
tidak akan berzina, tidak akan membunuh
anak-anaknya, tidak akan mendatangkan
dusta yang mereka ada-adakan antara tangan
dan kaki mereka (tuduhan berbuat zina),
dan mereka tidak akan mendurhakaimu dalam
hal-hal yang maruf, maka terimalah janji
setia mereka dan mohonkanlah ampun bagi
mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
13.Yaa ayyuhal ladziina aamanuu laa tatawallau qauman ghadhiballaahu 'alaihim qad ya-isuu minal aakhirati ka maa ya-isal kuffaaru min ash-haabil qubuur.
13.Hai orang-orang yang beriman, janganlah
kamu jadikan penolong (dari) kaum yang
Allah murka terhadap mereka, sungguh
mereka telah putus asa dari negeri akhirat
sebagaimana orang-orang kafir yang ada
dalam kubur berputus asa.
--> surah berikutnya
Al Qur'an
Home Site Map my.TagTag
Terms of Use
TagTag.com