tagtag.com/hasyr
1. Sabbaha lillaahi maa fis samaawaati wa maa fil ardhi wa huwal 'aziizul hakiim.
1. Telah bertasbih kepada Allah apa yang ada
di langit dan apa yang ada di bumi,
dan
Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
2. Huwal ladzii akhrajal ladziina kafaruu min ahlil kitaabi min diyaarihim li awwalil hasyri maa zhanantum ay yakhrujuu wa zhannuu annahum maani'atuhum hushuunuhum minallaahi fa ataahumullaahu min haitsu lam yahtasibuu wa qadzafa fii quluubihimur ru'ba yukhribuuna buyuutahum bi aidiihim wa aidil mu'miniina fa' tabiruu yaa ulil abshaar.
2. Dia-lah yang mengeluarkan orang-
orang kafir
di antara Ahli Kitab dari rumah-
rumah
mereka pada pengusiran yang pertama. Kamu
tidak menyangka bahwa mereka akan keluar
dan mereka pun menyangka bahwa benteng-bentengnya
akan dapat mencegah mereka dari
azab Allah, maka Allah mendatangkan kepada
mereka azab dari arah yang tiada mereka
duga. Dan Allah melemparkan ketakutan
dalam hati mereka, mereka merusakkan
rumah-rumahnya dengan tangannya dan
tangan-tangan orang beriman. Maka ambillah
pelajaran hai orang-orang yang mempunyai pandangan.
3. Wa lau laa an kataballaahu 'alaihimul jalaa-a la 'adzdzabahum fid dun-yaa wa lahum fil aakhirati 'adzabun naar.
3. Dan kalaulah Allah tidak menentukan
pengusiran kepada mereka, niscaya Allah
akan mengazab mereka di dunia. Dan untuk
mereka di akhirat azab neraka.
4. Dzaalika bi annahum syaaqqullaaha wa rasuulahuu wa may yusyaaqqillaaha fa innallaaha syadiidul 'iqaab.
4. Yang demikian itu adalah karena
sesungguhnya mereka memusuhi Allah dan
Rasul-Nya, dan barangsiapa memusuhi Allah,
maka sesungguhnya Allah keras siksa-Nya.
5. Maa qatha'tum mil liinatin au taraktumuuhaa qaa-
imatan 'alaa ushuulihaa fa bi idznillaahi wa li yukhziyal faasiqiin.
5. Apa saja yang kamu potong dari pohon kurma
atau kamu biarkan tumbuh di atas pokoknya,
maka adalah dengan izin Allah, dan karena
Dia hendak merendahkan orang-
orang yang fasik.
6. Wa maa afaa-allaahu 'alaa rasuulihii minhum fa maa aujaftum 'alaihi min khailiw wa laa rikaabiw walaakinnallaaha yusallithu rusulahuu 'alaa may yasyaa-u wallaahu 'alaa kulli syai-in qadiir.
6. Dan apa-apa (harta) rampasan yang diberikan
Allah (harta) kepada Rasul-Nya dari mereka,
maka (untuk mendapatkannya) kamu tidak
mengerahkan seekor kuda pun dan tidak
(pula) seekor unta, tetapi Allah yang
memberikan kekuasaan kepada Rasul-Rasul-Nya
terhadap siapa yang dikehendaki-
Nya.
Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
7. Maa afaa-allaahu 'alaa rasuulihii min ahlil quraa fa lillaahi wa lir rasuuli wa li dzil qurbaa wal yataamaa wal masaakiini wabnis sabiili kailaa yakuuna duulatam bainal aghniyaa-i minkum wa maa aataakumur rasuulu fa khudzuuhu wa maa nahaakum 'anhu fan tahuu wat taqullaaha innallaaha syadiidul 'iqaab.
7. Apa saja harta rampasan yang diberikan
Allah kepada Rasul-Nya (yang berasal) dari
penduduk negeri-
negeri, maka itu adalah
bagi Allah, bagi Rasul-Nya, kaum kerabat,
anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan
orang-orang yang dalam perjalanan; supaya
harta itu jangan hanya beredar di antara
orang-orang kaya di antara kamu. Apa yang
didatangkan Rasul kepadamu, maka ambillah,
dan apa yang dilarangnya kepadamu maka
hentikanlah, dan bertaqwalah kamu kepada
Allah. Sesungguhnya Allah keras siksa-Nya.
8. Lil fuqaraa-il muhaajiriinal ladziina ukhrijuu min diyaarihim wa amwaalihim yabtaghuuna fadhlam minallaahi wa ridhwaanaw wa yanshuruunallaaha wa rasuulahuu ulaa-ika humush shaadiquun.
8. (Juga) bagi orang fakir yang berhijrah,
yang mereka diusir dari negerinya dan
(meninggalkan) hartanya karena mencari
karunia Allah dan ridha-Nya, dan mereka
menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka
itulah orang-
orang yang benar.
9. Wal ladziina tabawwaud daara wal iimaana min qablihim yuhibbuuna man haajara ilaihim wa laa yajiduuna fii shuduurihim haajatam mim maa utuu wa yu'tsiruuna 'alaa anfusihim wa lau kaana bihim khashaashatuw wa man yuuqa syuhha nafsihii fa ulaa-ika humul muflihuun.
9. Dan orang-orang yang menyiapkan rumah dan
beriman sebelum mereka (kedatangan
Muhajirin), mereka menyayangi orang-orang
yang hijrah kepada mereka, dan di dalam
dada mereka tidak ada sesuatu keinginan
pun dari apa-apa yang telah diberikan
(harta rampasan) kepada mereka (orang
Muhajirin), dan mereka mengutamakan
(orang Muhajirin) di atas (kepentingan)
mereka walaupun mereka dalam kesusahan.
Dan barangsiapa yang terpelihara dari diri
yang kikir, maka mereka itulah orang-
orang
yang memperoleh kemenangan.
10.Wal ladziina jaa-
uu mim ba'dihim yaquuluuna rabbanaghfir lanaa wa li ikhwaaninal ladziina sabaquunaa bil iimaani wa laa taj'al fii quluubina ghillal lil ladziina aamanuu rabbanaa innaka rauufur rahiim.
10.Dan orang-orang yang datang sesudah mereka
berkata, Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan
saudara-saudara kami yang mendahului kami
beriman, dan janganlah Engkau jadikan di
dalam hati kami dengki terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami,
sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi
Maha Penyayang.
Home Site Map my.TagTag
Terms of Use
TagTag.com